Gen Z dan Cara Baru Cari Uang: Monetisasi Waktu, Bukan Jabatan

Gig economy bukan gaya hidup, tapi respons atas minimnya pilihan kerja.
Bagi Gen Z, fleksibilitas bukan gaya hidup, melainkan bentuk adaptasi. Mereka tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi, menyaksikan bagaimana sistem kerja yang dulu dianggap aman justru rapuh saat krisis datang. Jabatan tetap tidak lagi identik dengan stabilitas, dan loyalitas tidak selalu berbanding lurus dengan keamanan.
Dalam kondisi seperti ini, mengambil banyak peran kecil menjadi pilihan yang paling masuk akal. Bekerja berbasis waktu, proyek, atau jasa mikro memberi ruang untuk bertahan tanpa menggantungkan nasib pada satu sumber penghasilan. Pola ini bukan soal ambisi berlebihan, melainkan strategi rasional menghadapi risiko.
Gig economy, dalam konteks ini, bukan romantisasi kebebasan kerja. Ia lahir sebagai respons atas menyempitnya alternatif. Ketika sistem formal gagal memberi rasa aman, fleksibilitas menjadi jalan tengah yang bisa diambil siapa saja. Bukan ideal, tapi realistis—dan bagi banyak Gen Z, itulah satu-satunya pilihan yang tersedia.
Ditulis oleh Admin Jasurd
Content Creator di Jasurd yang hobi nyari cuan sampingan. Suka nulis tentang tips freelance dan travel hack.